Discover

Topics

Jujun Junaedi Ceramah Lucu 2018

Jujun Junaedi Ceramah Lucu 2018 APK

Jujun Junaedi Ceramah Lucu 2018 APK

1.0 Freeraihan media

What's Jujun Junaedi Ceramah Lucu 2018 APK?

Jujun Junaedi Ceramah Lucu 2018 is a app for Android, It's developed by raihan media author.
First released on google play in 3 years ago and latest version released in 3 years ago.
This app has 0 download times on Google play
This product is an app in Entertainment category. More infomartion of Jujun Junaedi Ceramah Lucu 2018 on google play
Sosok K.H. Dr. Jujun Junaedi dikenal sebagai pedakwah yang lantang saat menyampaikan syariat Islam. Namun keunikannya dalam berdakwah yaitu bisa memadukan antara penyampaian materi agama dengan diselingi berbagai lawakan dan nyanyian khasnya. Sehingga para jamaahnya tak pernah bosan mengikuti berbagai pengajian yang dihadirinya.

Terlahir di Kampung Sangojar, Desa Sindang Galih, Kecamatan Pangatikan, pada 01 Juni 1971, Jujun dilahirkan dari keluarga
yang sangat sederhana. Ia merupakan anak ke delapan dari delapan bersodara.

Ayah Jujun bernama, Pandi Apandi dan ibunya E. Wasfiah. Saat jujun dilahirkan, ayahnya berprofesi sebagai buruh tani dan
menggarap tanah milik orang lain. Maka tak heran jika saat itu, Jujun dibesarkan dalam keadaan perekonomian keluarga yang
pas-pasan. Bahkan bisa dikatakan serba kekurangan.

Namun kegigihan kedua orang tuanya membuat Jujun kecil tumbuh gigih dan kuat. Bahkan sejak usia 5 tahun Jujun telah menjelma sebagai anak yang cerdas. Bahkan, talentanya dalam berceramah sudah terlihat sejak itu. Hal tersebut terbukti panggilan untuk berdakwah sudah berdatangan untuk Jujun kecil. Bahkan di tahun 1997 ia sudah rekaman di salah satu perusahaan rekaman.

"Waktu saya menjadi dai kecil banyak orang yang aneh dan menangis kagum. Maklum saja saat itu Pildacil belum marak seperti sekarang," ujar Jujun saat ditemui usai memberikan ceramah pada perpisahaan di SMPN 1 Cilawu.

Ceramah Lucu Jujun Junaedi Paling Baru 2018 adalah aplikasi yang berisi tentang kumpulan ceramah yang dibawakan oleh KH. Jujun Junaedi. Aplikasi ini dibuat untuk untuk membantu berdakwah dan mensyiarkan agama islam terutama di tanah sunda.
Mudah - mudahan aplikasi ini bisa bermanfaat.Aplikasi ini akan selalu di update apabila ada ceramah atau pembahsan materi baru yang baru. Mari kita berlomba - lomba menuju kebaikan.
Saat ditanya terkait cara dirinya belajar, Jujun mengaku terang-terangan kalau dirinya "baong" saat mengaji di pesantren. Namun menurutnya, baong dalam hal ini aktif dalam berbagai kegiatan. Ia mencontohkan pernah aktif menjadi dalang kecil, ikut pencak silat, Mtq dan ceramah agama. Bahkan dari kegiatannya itu, Jujun mampu menorehkan prestasi hingga ke tingkat Provinsi Jawa Barat.

Pada prinsifnya, dalam belajar itu harus banyak tahu tentang yang sedikit dan sedikit tahun tentang banyak hal. Dalam arti kata, lanjut Jujun, harus mengetahui banyak ilmu dari satu disiplin keilmuan dan mengetahui sedikit saja dari berbagai keilmuan.

Disela-sela perbincangan, Jujun mengatakan jika dirinya pernah menuntut ilmu di SD Sindang Galih, kemudian melanjutkan di Mts. Maarif Sukawening, MA. Koropeak dan perguruan tingginya di IAIN Sunan Gunung Djati yang sekarang berubah menjadi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Tidak berhenti sampai di situ saja, jujun meneruskan pendidikan S2 dan S3 di UIN Bandung juga.

Belakangan ini, ketenaran Jujun sebagai pedawah kondang semakin mengkilat setelah banyak tampil di beberapa acara televisi nasional. Bahkan undangan untuk berceramah tak hanya datang dari dalam negeri, namun dari negara di Eropa, Afrika, dan Amerika kini mulai berdatangan. Jujun mencontohkan, pada Bulan Agustus 2015 yang akan datang, dirinya diundang untuk menyampaikan ceramah di Amerika dan Australia.

Disinggung terkait sistem pendidikan di Indonesia, Jujun berpesan agar sistem pendidikan ini dikembalikan pada dasarnya yaitu berbasis akhlaq. Namun dirinya cukup mengapresiasi terkait upaya pemerintah yang terus memperbaiki kualitas pendidikan. Namun untuk menjadikan bangsa yang bermartabat, Indonesia harus mengadopsi pendidikan islam yang lebih mengedepankan pendidikan akhlaq.

Selain itu, Jujun berpesan agar semua anak didik diberikan pemahaman akan pentingnya menghormati orang tua. Jujun memiliki keyakinan, jika kesuksesan yang diraihnya saat ini merupakan wujud keberhasilan orangtuanya. Bahkan menurutnya kesholehan kedua orangtuanyalah yang telah menjadikan semua raiahan kesuksesan dirinya saat ini. The figure K.H. Dr. Jujun Junaedi known as pedakwah loud when delivering Islamic law. But the uniqueness of preaching that is able to combine the delivery of religious material interspersed with various jokes and singing his trademark. So that the congregation never tired of attending various lectures attended.

Born in Kampung Sangojar, Desa Sindang Galih, District Pangatikan, on June 01, 1971, was born from a family Jujun
Very simple. He was the eighth child of eight bersodara.

Jujun father named, Pandi and his mother Apandi E. Wasfiah. When Jujun was born, his father worked as a laborer and
work on someone else's land. So do not be surprised if at the time, grew up in an economy Jujun family
mediocre. It could even be said to be deprived.

But the persistence of both parents make small Jujun persistent and strong growth. Even since the age of 5 years Jujun has emerged as a bright child. In fact, the talent in the lecture has been seen since. It proved to be a call to preach been arriving for small Jujun. Even in 1997 he has been recording in one recording company.

"When I was small dai many strange and cry in awe. Understandably then Pildacil not widespread as it is now," said Jujun when met after delivering speech at the farewell at SMPN 1 Cilawu.

Funny Lecture Jujun Most Recent Junaedi 2018 is an application that contains a collection of lectures delivered by KH. Jujun Junaedi. This application was created to help preach and mensyiarkan Islamic religion, especially in the land of Sunda.
Easy - I hope this application can bermanfaat.Aplikasi will always be updated when there is a lecture or a new pembahsan new material. Let's race - a race towards goodness.
When asked on how he learned, Jujun openly admitted that he was "Baong" when the Koran in schools. But according to him, in this case Baong active in various activities. He cited the ever active being the mastermind of small, join martial arts, MTQ and religious lectures. Even from his activities, Jujun able to carve achievements up to the level of West Java Province.

In prinsifnya, in learning it must know a lot about a little and a bit years about many things. In the sense of the word, continued Jujun, must know a lot of knowledge of the scientific disciplines and knew very little of the various science.

The sidelines of the talks, Jujun said that if he ever studying in elementary Sindang Galih, then went on Mts. Maarif Sukawening, MA. Koropeak and college at IAIN Sunan Gunung Jati now turned into UIN Sunan Gunung Jati Bandung. Not to stop there, continuing education Jujun S2 and S3 at UIN Bandung.

Lately, Jujun fame as the more famous pedawah shiny after many appearances on several national television shows. Even the invitation to speak not only come from within, but from countries in Europe, Africa, and America now started to arrive. Jujun pointed out, in August 2015 that would be coming, he was invited to deliver a lecture in the United States and Australia.

Touched related to the education system in Indonesia, Jujun advised that this education system is restored essentially based morality. But he was insufficiently appreciative of related governmental efforts continue to improve the quality of education. But to make a dignified nation, Indonesia should adopt Islamic education that emphasizes moral education.

Additionally, Jujun advised that all students are given an understanding of the importance of respecting the elderly. Jujun have confidence, if the success he achieved today is a manifestation of the success of his parents. Even thought both orangtuanyalah piety that has made all raiahan her success today.
↓ Read more